JaringanPena.Com, Makassar β Cobra Legend Indonesia DPC Makassar bersama warga yang terdampak menyatakan akan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di Kantor PDAM Kota Makassar. Aksi ini merupakan bentuk protes atas pelayanan distribusi air bersih yang dinilai buruk dan hingga kini belum kembali normal.
Warga mengaku sudah mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama kurang lebih sembilan hari. Padahal, dalam pengumuman resminya, PDAM menyebutkan bahwa pekerjaan pemeliharaan pompa diperkirakan hanya berlangsung selama 3 x 24 jam. Namun hingga saat ini, aliran air belum pulih di sejumlah wilayah, terutama di Kecamatan Manggala, tepatnya di Kelurahan Bitowa.
Menurut warga, masalah ini bukanlah kejadian pertama. Gangguan distribusi air telah berulang kali terjadi, namun belum ada solusi nyata yang dapat menjamin pelayanan berjalan secara konsisten. Kondisi ini membuat masyarakat merasa terus dirugikan akibat kinerja yang tidak memuaskan.
Selain lamanya gangguan, hal yang menjadi sorotan adalah minimnya tanggung jawab pihak terkait. Warga mengaku belum mendapatkan penjelasan resmi dari PDAM mengenai penyebab keterlambatan pemulihan aliran air. Lebih dari itu, baik PDAM maupun Pemerintah Kota Makassar belum menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang membutuhkan, khususnya di wilayah terdampak.
Humas sekaligus Pelaksana Jabatan Sementara Cobra Legend Indonesia DPC Makassar, Edi Aswar, menegaskan bahwa persoalan ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.
βIni bukan kejadian pertama. Warga sudah berkali-kali merasakan dampak buruknya pelayanan air bersih. Kali ini gangguan berlangsung hingga sembilan hari, jauh melebihi perkiraan yang disampaikan PDAM. Yang lebih mengecewakan, tidak ada kejelasan mengenai kendala yang dihadapi dan tidak ada bantuan yang diberikan kepada masyarakat. Oleh karena itu, kami bersama warga akan menggelar aksi besar-besaran untuk menuntut pemerintah serius membenahi kinerja PDAM. Kami juga mendesak Wali Kota Makassar segera mengevaluasi dan mencopot Direktur Utama PDAM jika dinilai tidak mampu memberikan pelayanan yang layak,β tegas Edi Aswar.
Cobra Legend Indonesia DPC Makassar menegaskan bahwa aksi tersebut akan dilaksanakan secara damai dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Organisasi ini berharap Pemerintah Kota Makassar segera mengambil langkah nyata untuk mengatasi krisis air bersih, meningkatkan keterbukaan informasi kepada masyarakat, serta mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Tim Redaksi






