JaringanPena.Com, Bulukumba, 3 November 2025 – Proyek irigasi di Desa Anrihua, Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba, yang menelan anggaran miliaran rupiah itu , menjadi sorotan publik setelah seorang warga sekaligus anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Anrihua melaporkannya melalui postingan di media sosial.
Video yang menunjukkan struktur irigasi runtuh akibat hujan deras itu langsung viral, trending di grup WhatsApp dan Facebook lokal, memicu perdebatan soal kualitas pekerjaan.Anggota BPD tersebut mengunggah video di akun pribadinya, menyoroti bahwa proyek saluran irigasi skunder di Dusun Bonto-Bonto ini baru dikerjakan beberapa hari tapi sudah ambruk.
“Ini bukti nyata pengawasan lemah, uang miliaran kok asal jadi?” tulisnya dalam postingan yang dibagikan puluhan kali. Warga lain ikut ramai mengomentari, khawatir petani sawah ratusan hektare terganggu musim tanam.Aktivis lokal Andi Saiful angkat bicara terkait kejadian ini.
“Jika terbukti proyek dikerja asal-asalan dan tak jaga mutu serta kualitas, maka Dinas terkait harus segera panggil serta periksa kontraktornya,” tegas Andi Saiful. Ia menduga ada indikasi penyimpangan dan kerja asal asalan.
Dinas terkait Bulukumba belum beri respons resmi, tapi warga desak audit mendadak agar proyek tak rugikan negara.sebelumnya ketum LSM PATI ikut dukung, meminta transparansi penuh dari pelaksana.Dalam perkembangan terbaru, viralnya isu ini juga menarik perhatian beberapa tokoh masyarakat , yang siap kawal investigasi.
“Kami harap dinas terkait tak tutup mata, ini soal akuntabilitas uang rakyat yang harus dijaga ketat,” kata seorang Warga.aktivis Andi saiful berharap ada tindakan cepat bisa selamatkan infrastruktur vital untuk pertanian desa.






