JaringanPena.Com, Bulukumba β Pernyataan dari sosok berinisial H.E terkait aktivitas tambang ilegal di Desa Balong, Kecamatan Ujung Loe, kini memicu gelombang sorotan tajam yang mengarah langsung ke Tipidter Polres Bulukumba.
Dalam narasi yang beredar luas di Sosial Media, H.E menyampaikan klaim mengejutkan terkait aktivitas tambang yang disebut-sebut tetap berjalan tanpa hambatan dengan adanya dukungan dari pihak tipidter dan tidak segan segan menyebutkan nama oknumnya. Pernyataan tersebut langsung menyulut perhatian publik dan menimbulkan tanda tanya besar terhadap fungsi pengawasan serta penindakan aparat.
Namun hingga saat ini, Tipidter Polres Bulukumba belum memberikan klarifikasi resmi sedikit pun. Tidak ada penjelasan, tidak ada bantahan, dan tidak ada langkah terbuka yang disampaikan ke publik terkait isu yang telah menyebar luas ini.
Sikap diam tersebut justru memperkeruh situasi. Di tengah pengakuan yang beredar, publik menilai tidak adanya respons sebagai sesuatu yang janggal. Pertanyaan pun bermunculan: mengapa belum ada tindakan? Apa yang sebenarnya terjadi?
Lebih jauh, kondisi di lapangan disebut-sebut belum berubah. Aktivitas tambang ilegal diduga masih terus berjalan seperti biasa, seolah tanpa hambatan berarti. Hal ini semakin memperkuat tekanan publik terhadap kinerja penegakan hukum.
βIni bukan lagi sekadar isu. Ini soal kepercayaan publik. Harus ada jawaban dan tindakan nyata,β ujar salah satu warga dengan nada tegas.
Sorotan terhadap Tipidter Polres Bulukumba kini berada di titik paling panas. Publik tidak hanya menunggu klarifikasi, tetapi juga menuntut langkah konkret untuk memastikan hukum benar-benar ditegakkan tanpa tebang pilih.
Jika situasi ini terus dibiarkan tanpa respons, bukan tidak mungkin kepercayaan masyarakat akan semakin terkikis.
Hingga berita ini diturunkan, satu pertanyaan besar masih menggantung di tengah masyarakat Bulukumba:
Mengapa Tipidter Polres Bulukumba masih memilih diam di tengah isu sebesar ini?
Tim Red






