JaringanPena.Com, Bulukumba, 7 November 2025 – Bundaran Pinisi, salah satu ikon terpenting di tengah Kota Bulukumba, masih belum punya layar perahu yang berkibar hingga hari ini. Lokasi strategis di titik pusat kota ini jadi spot favorit wisatawan, tapi tampilannya kurang lengkap, terutama dengan tulisan “Bank Sulselbar Bundaran Pinisi” yang terpampang di depan.
Aktivis lokal Bulukumba, Andi Saiful, menyuarakan kekhawatirannya atas kondisi ini. “Ada apa dengan Bank Sulselbar? Padahal bundaran ini adalah ikon terpenting di tengah kota Bulukumba. Jangan hanya persoalan sepele begini, hanya layar perahu, nama Bulukumba hilang pamor di mata pengunjung,” ujarnya.Ia menambahkan, “Saya melihat beberapa pengendara yang kebetulan melintas di dalam kota Bulukumba, sebagian besar singgah sejenak foto bersama atau sekedar selfie di bundaran itu. Bahkan ada yang bertanya, kemana layarnya?” Bundaran Pinisi sering jadi simbol budaya maritim Bulukumba, terutama pasca Festival Pinisi Oktober lalu yang menarik ribuan pengunjung wisatawan, tapi tanpa layar, pesona perahu Pinisi legendaris ini terasa pudar,ujarnya.
Publik berharap layar perahu segera dipasang agar bundaran tampak lebih indah dan representatif. “Ini bisa tingkatkan citra kota, apalagi banyak turis mampir untuk foto,” ujar Andi saiful.
Pemkab Bulukumba dan Bank Sulselbar diminta gerak cepat, sejalan upaya promosi pariwisata pasca festival yang memasukkan Pinisi ke Karisma Event Nusantara 2025. saya berharap agar ikon ini kembali megah dan tak hilang daya tariknya bagi pengunjung,tutup Andi saiful sembari menikmati secangkir kopi di warkop bundaran kota.






