JaringanPena.Com, Bulukumba, 6 Januari 2026 – Bhabinkamtibmas Aipda Basri bekerja sama dengan personel Polsek Bontobahari telah mengambil langkah cepat dalam menangani kasus bangkai sapi yang ditemukan di pinggir jalan akses utama menuju Pantai Bira, salah satu destinasi pariwisata andalan Kabupaten Bulukumba yang dikenal luas oleh wisatawan dalam dan luar negeri.
Keberadaan bangkai sapi tersebut teridentifikasi oleh warga sekitar pada pagi hari, yang kemudian segera melaporkannya kepada pihak berwenang. Menanggapi laporan tersebut, Aipda Basri bersama tim dari Polsek Bontobahari langsung bergerak menuju lokasi kejadian yang berada di jalur strategis menuju kawasan wisata pantai. Setelah melakukan pemeriksaan awal, tim memutuskan untuk melakukan pembakaran terhadap bangkai sapi sebagai langkah efektif dan tepat guna mencegah penyebaran penyakit serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar jalur akses pariwisata.
Pantai Bira sendiri merupakan salah satu ikon pariwisata di Sulawesi Selatan yang menjadi daya tarik utama karena keindahan pantainya yang eksotis dan pasir putihnya yang lembut. Keberadaan bangkai hewan di pinggir jalan tidak hanya berpotensi merusak citra positif destinasi wisata tersebut, tetapi juga dapat mengganggu kenyamanan perjalanan pengendara serta mengancam kesehatan masyarakat sekitar.
Kapolsek Bontobahari AKP Kasman, S.Pd., S.H., menyampaikan dukungan penuh terhadap tindakan yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Aipda Basri dan tim. “Kami sangat mengutamakan kebersihan dan kenyamanan kawasan pariwisata, karena Pantai Bira adalah tulang punggung pariwisata di Bulukumba. Respon cepat merupakan bagian dari komitmen kami untuk melindungi kepentingan masyarakat dan wisatawan,” ujar AKP Kasman.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan serta koordinasi dengan masyarakat untuk mencegah terjadinya kasus serupa di masa depan. “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan ketertiban, terutama di sekitar jalur akses tempat wisata,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas Aipda Basri juga memberikan himbauan secara langsung kepada masyarakat dan para peternak di sekitar lokasi kejadian. Dia menekankan pentingnya untuk segera menertibkan ternak seperti sapi yang seringkali berkeliaran tanpa pengawasan di pinggir jalan. “Ternak yang tidak terkelola dengan baik bukan hanya berisiko menyebabkan kecelakaan lalu lintas yang dapat mencelakai pengendara, tetapi juga akan memberikan kerugian besar bagi pemilik ternak jika hewan tersebut mengalami kecelakaan atau meninggal dunia. Kerugian akan terjadi pada kedua belah pihak dan tentunya tidak menguntungkan bagi kita semua,” ujar Aipda Basri.
Kolaborasi antara Bhabinkamtibmas Aipda Basri dan Polsek Bontobahari dalam menangani kasus ini menunjukkan komitmen yang kuat dari pihak kepolisian dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kebersihan kawasan pariwisata guna mendukung perkembangan sektor pariwisata lokal yang terus meningkat.
Penulis : Edi Aswar






