Jaringanpena.Bulukumba – Lembaga Afiliasi Toleransi Indonesia (PATi) menggelar aksi protes di depan Mapolres Bulukumba, Senin (14/04/2025), menuntut Kapolres baru, AKBP Restu Wijayanto, untuk segera menunjukkan komitmennya dalam penegakan hukum. PATi mendesak agar seluruh kasus yang selama ini mandek alias jalan di tempat, segera ditindaklanjuti.
Ketua PATi, Agus Salim, menyuarakan kekecewaannya terhadap kinerja Polres sebelumnya yang dianggap gagal menyelesaikan berbagai laporan masyarakat.
“Jangan sampai Kapolres baru ini hanya ganti seragam tanpa perubahan! Banyak kasus yang dilaporkan masyarakat tapi tidak ada kejelasan. Kami tidak ingin Polres Bulukumba mengulang sejarah kelam yang sama,” tegas Agus dalam orasinya.

PATi menilai, selama ini ada indikasi kuat bahwa sejumlah kasus sengaja diperlambat, bahkan diduga tidak diproses secara serius. Mereka pun melemparkan dugaan keras soal adanya permainan di balik lambannya penanganan laporan.
“Kami menduga, jangan-jangan ada kongkalikong antara oknum Polres dan pihak terlapor. Ini bahaya jika dibiarkan! Pak Kapolres yang baru harus bersih dan berani membongkar ini,” ujar Agus.
Aksi ini bukan hanya seruan, tapi juga ultimatum moral kepada kepolisian agar membuktikan bahwa hukum tidak tajam ke bawah dan tumpul ke atas. PATi memastikan akan terus mengawal kinerja Kapolres AKBP Restu Wijayanto, agar tidak terjebak dalam pola lama yang penuh ketidakadilan.
penulis : Karaeng Tompo






