Beranda / Lokal / Sosial / Hening !!! Momen Sakral Ketua Presidium KAHMI Orasi Kebangsaan Dihadapan Ribuan Mahasiswa .

Hening !!! Momen Sakral Ketua Presidium KAHMI Orasi Kebangsaan Dihadapan Ribuan Mahasiswa .

Bulukumba, Senin (1/9/2025) — Suasana di depan Kantor DPRD Bulukumba hening mendadak ketika Ketua Presidium KAHMI Bulukumba, Syahruni Haris, naik ke podium sederhana yang disiapkan Mahasiswa. Dengan penuh wibawa, ia mengangkat tangan, seolah memberi isyarat bahwa sebuah pesan besar akan segera disampaikan. Ribuan mahasiswa yang memenuhi halaman kantor DPRD pun sontak menyorakkan yel-yel perjuangan, menandai dimulainya sebuah momen sakral dalam aksi kebangsaan tersebut.

Dalam orasinya, Syahruni Haris menekankan pentingnya menjaga semangat persatuan di tengah tantangan bangsa yang semakin kompleks. Ia mengingatkan mahasiswa agar tidak hanya menjadi penonton dalam perjalanan demokrasi, tetapi juga turut andil mengawal keadilan dan kebenaran. “Mahasiswa adalah motor perubahan. Suara kalian bukan hanya gema jalanan, tapi juga denyut nadi bangsa,” serunya yang langsung disambut tepuk tangan meriah.

Tak hanya sebagai Ketua Presidium KAHMI, Syahruni hadir di hadapan ribuan mahasiswa dengan identitas politik yang melekat. Ia adalah Wakil Ketua DPRD Bulukumba dari Fraksi Partai Gerindra, sebuah posisi yang membuat setiap ucapannya memiliki bobot politik sekaligus moral. Kehadirannya seolah menjadi jembatan antara idealisme mahasiswa dengan realitas politik yang tengah berjalan.

Momen tersebut menjadi semakin khidmat ketika Syahruni mengajak para mahasiswa untuk menjadikan aksi damai sebagai ruang peradaban, bukan sekadar luapan emosi. Ia menegaskan bahwa kritik harus dibarengi dengan solusi, sehingga perjuangan mahasiswa tidak berhenti hanya pada teriakan, melainkan terwujud dalam perubahan nyata. “Sejarah bangsa ini lahir dari jalanan, namun kejayaannya ditentukan oleh pikiran jernih dan langkah bijak,” tuturnya.

Di sisi lain, ribuan mahasiswa yang hadir tampak terhanyut dalam semangat kebangsaan yang dikobarkan. Spanduk dan poster tuntutan mereka menjadi saksi bahwa generasi muda Bulukumba siap berdiri di garis depan untuk memperjuangkan aspirasi rakyat.

Suasana aksi yang awalnya penuh riuh, berubah menjadi ruang refleksi bersama tentang peran mahasiswa dan elite politik dalam membangun negeri. Aksi bersejarah ini dipandang banyak pihak sebagai momentum yang mempertemukan idealisme dan kekuasaan dalam satu panggung perjuangan.

Orasi kebangsaan Syahruni Haris bukan sekadar pidato, melainkan pengingat bahwa mahasiswa dan wakil rakyat harus berjalan beriringan. Momen sakral di depan Kantor DPRD Bulukumba ini pun diyakini akan menjadi catatan penting dalam perjalanan gerakan mahasiswa dan politik lokal di Sulawesi Selatan.

Penulis : Andi Saiful

4 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *